Arsip untuk Maret, 2014

cintaSore ini kepikiran 1 orang yang dari 8 tahun sampai sekarang masih bertahan di kepalaku ini. Yah sebenarnya beberapa hari lalu orang itu sempat ngubungi, cuma ya begitulah ujung-ujungnya stagnan. Kenapa stagnan? Dari dulu sampai sekarang orang itu bisa buat aku stagnan dengan dirinya meskipun silih beganti musim berganti (edisi korea mendayu2). Biasanya aku pake nama beneran kali ini kita sebut aja dia “Bunga” karena sering dipakai kebanyaka orang untuk melukiskan sesuatu yang INDAH.

8 tahun yang lalu, cerita ini bermula ketika aku baru aja dapat kabar kalau aku berhasil mewakili kabupaten Pangkalan Bun tempat aku tinggal dari kecil untuk kompetisi OLIMPIADE Astronomi di Provinsi Kalimantan Tengah. Nah dari 1 sekolah alhamdulillah berhasil 5 orang, 1 dari Fisika, 1  dari Ekonomi, 1 dari Biologi dan 2 termasuk aku dari Astronomi. Paginya juga aku dan keempat orang temanku dapat undangan dari Dinas Pendidikan untuk mengikuti briefing. Kebetulan juga beberapa bulan sebelum itu aku baru aja putus dari pacar pertamaku -yah masih sakit hati dikit lah, secara-. Awalnya aku dan teman-teman sich biasa, karena aku gak punya ekspektasi yang tinggi sama perlombaan ini, karena ya begitulah galau.

Di situlah aku bertemu dengan orang itu, awalnya aku berpikir siapa cewek ini kok bareng sama kepala sekolah SMPku dulu, Pak Sumardi (otomatis dia juniorku lah). Secara kami SMA semua, kenapa dia SMP juga ikut, taruh dimana ini muka. Tapi semua berubah seketika, wah first sight love kah ini?? Why?? tiba-tiba aja aneh melihat dia, seakanakan lihat diriku sendiri. Orang yang keras kepala, gak mudah percaya, gak mudah beradaptasi, dengan bentuk versi cewek dengan penampilan cantik sedikit cute lah.. Hahaha (dimarahin kalo gak diselipin cute,agan2). Baru dari situ aku baru sadar dia lebih istimewa, dia pegang matematika coy, ngalahin orang-orang lebih tua ketimbang dia untuk bidang itu (tahukan betapa memuakkannya matematika, mana soalnya OLIMPIADE lage). Gila bener ini cewek.

Singkat cerita aku sama Bunga kenalan waktu kami perlombaan di Palangka Raya, dan dari situ juga kami mulai akrab, seakan-akan kami udah lama kenalnya. Why?? Mungkin 1 sifat kali, jadi mudah banget bergaulnya. Makan bareng, nyantai bareng, belajar juga bareng, hahaha.. ketawa juga kalo diingat waktu itu. Cuma bertahan 2 hari kami juga harus berpisah karena memang cuma 2 hari doank perlombaannya, sayang sekali sudah pulang waktu itu, tapi aku sudah dapat nomor teleponnya (edisi cengar-cengir).

Mulai dari situ aku dekat dan lebih intim sama Bunga, termasuk dia bertanya padaku ingin masuk SMA 2, tapi karena gak ada ayng ngantar dia pulang akhirnya dia lebih memilih SMA 1 karena lumayan dekat dari rumahnya (sebenarnya juga gak begitu dekat-dekat amat dengan SMA 1, edisi dongkol2 tahu kenyataan dia milih SMA 1 ketimbang SMA 2). Aku sempat menawarkan untuk mengantarkan dia pulang pergi dari SMA 2, akan tetapi mau gimana lagi. tahukan kenapa dia keras kepala? yah begitulah dia, sama dengan yang nulis. Cerita laen yang gak sengaja antara kami adalah ketika aku┬átahu rumahnya.Waktu itu aku berkunjung ke perpus daerah (kayak orang pintar aja ke perpus), yah buat cari buku untuk nyelesaikan karya tulis yang udah hampir deadline waktu itu. Malamnya sich juga sempat smsan sama dia kalo rumahnya dekat dengan pengadilan daerah, perpus daerah kebetulan disebelahnya pengadilan. Sambil termenung-menung buat nyari rumahnya waktu itu, rupanya sudah waktunya tutup ini perpus. Gak sengaja setelah keluar dri perpus dengan motor kesayanganku waktu itu “legenda”, aku ketemu Bunga dengan bapaknya pulang dari sekolahnya SMA 1. ya otomatis karena aku juga pengen tahu, tapi waktu itu juga dia sempat ngeliat aku keluar dari perpus, jadi langsung aja dia marah tahu aku ikutin.

“Oooooh ini rumahnya. Dengan begitu aku bisa maen-maen kesini lage kapan-kapan. hahaha” gumamku dalam hati. Gumaman itu sambil tersenyum karena dia udah menyilangkan tangan tahu aku udah didepan rumahnya, untung cuma lewat gak mampir. Yah sejak itu aku kadang-kadang maen dengan harapan bisa dekat sama keluarganya.

Untuk cerita selanjutnya besok ye yang lebih panjang dan lebih bermakna… Masih panjang kok ini cerita… ^^