Runtuhnya Lapisan Es Antartika

Posted: 21 April 2008 in Science & Mistery

ESA

Foto keruntuhan es di Lapisan es Wilkins, Antartika yang diambil Envisat. Kredit gambar : ESA

Es di Antartika hilang dengan cepat. Apakah berita ini akan mengejutkan anda? Ataukah mungkin berita ini hanya sekedar berita yang tidak akan menggugah anda?

Foto-foto yang diambil Envisat’s Advanced Synthetic Aperture Radar (ASAR) menunjukan kehilangan es di Lapisan Es Wilkins. Kehilangan tersebut berlangsung sangat cepat dalam periode 26 Februari 2008 – 7 Maret 2008. Pada tanggal 28 dan 29 Februari, area seluas 400 km persegi terpecah menjadi gunung es besar dan kecil hanya dalam waktu 24 jam. Terpecahnya es di area tersebut diawali dengan terbentuknya retakan yang pernah dilihat ASAR Envisat dan pemotretan yang dilakukan ALOS PALSAR milik Jepang sejak Juli 2007.

Akibat dari keruntuhan yang terjadi baru-baru ini, lapisan yang tersisa ( sekitar 14500 km persegi) saat ini hanya disokong oleh bidang es sebesar 6 km. Bidang es tersebut juga sudah retak dan sepanjang terjadinya patahan tangga 28-29 Februari lalu, retakan tersebut justru tersambung dengan retakan yang sudah ada di bidang es tersebut.

Lapisan es Wilkins merupakan merupakan lapisan luas berbentuk es yang mengambang di selatan Amerika Selatan di Semenanjung Antartika. Karena lapisan es tersebut memang sudah mengambang, kejadian terpecahnya es menjadi pecahan-pecahan kecil memang tidak akan membuat air laut naik. Tapi bagaimanapun, lapisan es di Semenanjung Antartika ini akan menjadi potongan-potongan kecil akibat naiknya temperatur permukaan air dan lautan yang semakin panas. Akibatnya lapisan es ini memang akan menjadi indikato yang memperlihatkan perubahan iklim yang sedang dan terus terjadi.

ESA
Foto yang disertai catatan dari area yang mengalami keruntuhan. Kredit Gmbar : ESA

Selama ribuan tahun, salju yang terakumulasi dan mengalami pemadatan di daerah dataran tinggi pusat telah membentuk rantai es raksasa. Rantai es tersebut bergerak dalam pengaruh gravitasi menuju garis pantai. Di sepanjang pantai, es akan mengapung secara bertahap di laut, membentuk balok es masif yang kemudian dikenal sebagai lapisan es (lapisan berbentuk seperti papan). Tapi dengan makin tingginya temperatur, beberapa lapisan es tersebut jadi pecah dan terpisah-pisah.

Semenjak diluncurkan, Envisat telah merekam juga perpecahan lapisan es Larsen-B di Antartika pada 18 Maret 2002. Padahal, Larsen-B sebenarnya telah diperkirakan berada dalam kondisi yang stabil semenjak 12 ribu tahun lalu. ASAR memiliki kemampuan untuk memprodukdi foto-foto kualitas tinggi dari gunung es dan lapisan es, serta mampu untuk membendakan tipe dari berbagai jenis es. Dengan demikian ASAR akan mampu melihat menembus awan dan kegelapan lokal, kondisi yang sering dialami oleh area kutub.

Sumber : ESA

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s