Cesar Benahi Fisik, Taktik & Mental Pemain

Posted: 3 April 2008 in SAD Indonesia U-17

movmove.gif

Tim SAD Indonesia telah memainkan tiga partai awal Liga Uruguay U-17 (Quinta Division) 2008. Hasilnya, Syamsir Alam dkk memetik satu kemenangan di laga perdana, dan dua partai selanjutnya berakhir dengan kekalahan. Di klasemen pun posisi SAD Indonesia berada di urutan ke-16. Akhir pekan ini, tim asuhan pelatih Cesar Payovich akan ditantang klub Cerrito, peringkat ke-23 klasemen.

Setelah mengevaluasi tiga pertandingan sebelumnya, pelatih Cesar Payovich melakukan pembenahan dalam segi fisik, taktik dan mental pemain. Dalam segi fisik, latihan aerobik menjadi salah satu fokus latihan. Fungsinya adalah untuk meningkatkan daya tahan dan stamina pemain saat bertanding.

“ Saat ini para pemain belum memiliki stamina yang cukup untuk tampil optimal selama 90 menit. Walaupun sebenarnya ada perkembangan yang signifikan dari hasil latihan aerobik sejak masa pra kompetisi,” kata Cesar Payovich.

Dalam taktik permainan, catatan khusus diberikan untuk lini tengah yang biasanya diisi oleh Ridwan, Dzainal, Rinaldi dan Feri Firmansyah. Cesar mengharapkan untuk sebisa mungkin menghindari permainan bola – bola atas dan umpan panjang. Pasalnya, pemain depan Indonesia sulit untuk menang dalam duel udara dengan pemain lawan.

“ Body power para pemain kita belum cukup bagus untuk bisa melakukan duel di udara. Daya tahan dan kekuatan fisik pemain Indonesia masih yang paling lemah di Liga,” tutur Cesar.

Fokus latihan untuk lini tengah diberikan dalam ball controll, akurasi umpan dan skema membangun serangan yang efektif.

“ Gelandang harus bisa menyodorkan bola ke ruang kosong dengan cepat. Apalagi kita punya striker yang memiliki kecepatan bagus seperti Alan Martha, Syamsir Alam dan Sahlan Sodiq,” ungkap Cesar.

Cesar juga menyoroti pentingnya pergerakan tanpa bola yang dilakukan oleh striker. Saat ini baru Syamsir Alam yang sering melakukan pergerakan tanpa bola untuk mengecoh pertahanan lawan.

“ Seorang striker tidak boleh hanya diam terpaku menunggu umpan manis dari sektor tengah. Saat meminta umpan dari gelandang, striker harus sambil bergerak,” ungkap Cesar.

Sementara untuk lini belakang, Cesar sudah cukup puas dengan penampilan kuartet Alfin, Reffa, Ferdi dan Yericho. Mereka tinggal meningkatkan kerjasama dan koordinasi dengan permainan sejajar. Dan, tentunya meningkatkan kemampuan menghalau bola atas dan takling yang bersih.

Terakhir, Cesar mencoba memberikan pendekatan khusus untuk meningkatkan mental bertanding. Spirit bertanding tidak kenal menyerah dan terus berjuang meski dalam kondisi tertinggal terus ditanamkan. Selain itu, Cesar menginginkan para pemain lebih berkonsentrasi dalam pertandingan dan menghentikan kebiasaan memprotes wasit secara berlebihan ataupun menanggapi secara emosional provokasi tim lawan. (asp)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s