SAD Indonesia Akui Keunggulan Juventud

Posted: 24 Maret 2008 in SAD Indonesia U-17

saddd.gif Setelah mengawali Liga Uruguay U-17 2008 dengan kemenangan, tim SAD Indonesia harus menerima kekalahan 1-4 dari Juventud de Las Pedras di laga kedua. Tim Juventud yang memiliki kelebihan dalam fisik dan usia lebih tua, masih terlalu kuat bagi Syamsir Alam dkk.

Dalam pertandingan yang berlangsung Sabtu (22/3) di kandang Juventud ini, pelatih Cesar Payovich melakukan dua perubahan komposisi pemain seperti melawan Rampla. Alwi kali ini dipasang sebagai kiper utama menggantikan Tri Windu yang mengalami cedera ringan dalam latihan sebelum pertandingan. Sementara Sahlan Sodik dipercaya tampil sejak menit awal sebagaiu striker menggantikan Alan Martha yang sebelumnya memegang peran tersebut.

Tim SAD Indonesia mengawali pertandingan dengan permainan bola – bola panjang yang membosankan. Beberapa kesalahan yang dilakukan oleh lini belakang membuat para penyerang Juventud mudah sekali menembus pertahanan yang digalang oleh Reffa Money dkk.

Saat pertandingan baru memasuki menit ke-3, Juventud telah berhasil unggul 1-0. Selang dua menit kemudian, gawang Alwi kembali bergetar untuk kedua kalinya sehingga skor berubah menjadi 2-0. Gol kedua tersebut tercipta setelah Alwi gagal menangkap bola dengan sempurna hasil tendangan pemain lawan dari luar kotak penalti.

“Dua gol cepat ini membuat para pemain SAD Indonesia semakin tertekan. Bahkan hingga menit ke-15, mereka seperti kebingungan dan selalu lamban dalam bereaksi. Mungkin hal ini disebabkan oleh over-confident usai kemenangan di laga perdana, “ kata Roberto Regis Milano, agen yang mengurusi tim SAD Indonesia di Uruguay.

Harapan untuk perubahan yang lebih baik terlihat di menit ke-16. Sebuah umpan panjang yang dikirim rekannya, berhasil dikontrol dengan sempurna oleh Syamsir Alam. Dengan skill individu istimewanya, Syamsir mendribel bola melewati pemain bertahan lawan dan dengan tenang berhasil membobol gawang Juventud untuk memperkecil kedudukan menjadi 1-2.

Namun, gol Syamsir tersebut belum berhasil mengangkat performa tim untuk mengejar ketertinggalan. Pada menit ke-20, tim Juventud kembali berhasil membobol gawang Indonesia melalui tendangan bebas. Bahkan, jelang babak pertama berakhir, kiper Alwi kembali harus memungut bola dari jalanya, setelah Juventus menambah keunggulan menjadi 4-1.

“ Kelemahan tim ini di babak pertama adalah terlalu banyak bermain dengan bola-bola panjang. Padahal pola seperti itu bisa dimentahkan dengan baik oleh pemain bertahan Juventud yang memiliki tinggi badan hampir mencapai 190 cm,” tutur Roberto.

Memasuki babak kedua, Cesar Payovich memasukkan tiga pemain baru, yakni Yandi, Faizal dan Ridwan. Indonesia pun bermain lebih baik dan tidak lagi membuat banyak kesalahan, terutama di lini belakang. Sayang, tidak banyak peluang untuk mencetak gol tercipta di babak kedua ini.

Sementara di kubu lawan, mereka juga melakukan beberapa pergantian dengan pemain yang lebih muda usianya (U16). Namun, hingga pertandingan usai, skor tetap tidak berubah 4-1 untuk kemenangan Juventud.

“ Tidak ada yang dikhawatirkan dari hasil ini. Dalam pertandingan sepakbola, menang dan kalah itu hal biasa. Yang terpenting adalah para pemain sudah mulai belajar bagaimana bermain dalam standar internasional,” kata Demis Djamaoeddin, Manajer Umum BTN, di Jakarta.

Beberapa jam setelah pertandingan tersebut, Demis memang langsung mengontak para pemain di Uruguay untuk memberikan dukungan moril. Ketika menang lawan Rampla Jr, Demis meminta kepada pemain untuk tidak terlalu gembira berlebihan. Kali ini pun, ia berharap pemain tidak terlalu larut dalam kekalahan. (asp)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s