Kopi Arabika

a. Morfologi

Coffea arabica adalah spesies asli yang berasal dari Ethiopia. Tumbuh di Afrika barat, India barat, Brazil dan Jawa. Tanaman ini termasuk dalam familia Rubiaceae (kopi-kopian) dan genus Coffea. Coffea arabica merupakan tanaman perdu tahunan yang memiliki akar tunggang. Tingginya antara 7-12 m dan mempunyai cabang. Percabangan sekunder sangat aktif bahkan pada cabang primer di atas permukaan tanah membentuk kipas berjuntai menyentuh tanah. Panjang cabang primer rata-rata mencapai 123 cm sedangkan ruas cabangnya pendek-pendek. Batang tanaman Coffea arabica berkayu, keras dan tegak dengan warna putih keabu-abuan. Pada ruas-ruas cabang tanaman terdapat daun yang lebat. Daun tersebut tunggal dan berbentuk bulat telur. Tepi daun rata dengan ujung yang runcing. Namun, pada bagian pangkal terlihat tumpul. Daun tanaman Coffea arabica ini mempunyai panjang kira-kira 5-15 cm dan lebar 4-6,5 cm. Secara keseluruhan, daun tampak mengkilat dengan bentuk pertulangan daun menyirip. Daun yang sudah tua berwarna hijau tua, sedangkan daun yang masih muda (flush) berwarna coklat kemerahan. Apabila tanaman Coffea arabica ditanam tanpa penaung, tepi daun menjadi bergelombang dan helaian mengatup ke atas. Oleh karena itu, sepintas bentuk daun tampak oval meruncing ramping. Dalam kondisi normal ada penaung, daun berbentuk oval datar memanjang dan berwarna hijau sangat tua. Bunga tanaman Coffea arabica merupakan bunga majemuk (muncul secara berkelompok). Bunga ini tumbuh di ketiak daun dengan bentuk menyerupai payung. Mahkota bunga berbentuk bintang dan berwarna putih. Masing-masing bunga mempunyai diameter sekitar 1-1,5 cm. Tanaman kopi umumnya akan mulai berbunga setelah berumur ± 2 tahun. Mula-mula bunga ini keluar dari ketiak daun yang terletak pada batang utama atau cabang reproduksi. Tetapi bunga yang keluar dari kedua tempat tersebut biasanya tidak berkembang menjadi buah, jumlahnya terbatas, dan hanya dihasilkan oleh tanaman-tanaman yang masih sangat muda. Bunga yang jumlahnya banyak akan keluar dari ketiak daun yang terletak pada cabang primer. Bunga ini berasal dari kuncup-kuncup sekunder dan reproduktif yang berubah fungsinya menjadi kuncup bunga. Kuncup bunga kemudian berkembang menjadi bunga secara serempak dan bergerombol. Tidak berbeda dengan bunganya, buah tanaman ini juga tumbuh berkelompok atau bergerombol. Walaupun ukuran buah cukup besar, dompolan buah kurang rapat. Buah yang masih muda berwarna hijau bersih, sedangkan buah yang sudah masak berwarna merah cerah. Bentuk buah adalah bulat telur dengan diameter lebih kurang 10-15 mm. Di dalamnya terdapat biji yang berjumlah dua berbentuk bulat panjang. Berat 100 buah masak merah rata-rata 196 gram.

b. Anatomi

Pada penampang melintang biji kopi tampak spermoderm yang terdiri dari satu lapis sel batu, dinding tebal, lumen lebar, bernoktah, bentuk dan ukuan bermacam-macam, tunggal atau berkelompok. Perisperm terdiri dari sel parenkim yang berbentuk hampir segi empat, dinding tebal, dan lumen lebar. Pada sel yang lebih besar dinding berpenebalan tidak merata, berisi tetes minyak dan aleuron, kadang-kadang butir-butir pati. Serbuk kopi berwarna coklat kehitaman. Fragmen pengenal adalah sel batu lumen lebar bernoktah, parenkim dinding tipis, dan lapisan pigmen parenkim tetes minyak.

c. Fisiologi

Tanaman ini termasuk dalam golongan tanaman C3 karena fiksasi karbon organik pertama ialah senyawa berkarbon tiga, 3-fofogliserat. Tumbuhan C3 yaitu tumbuhan yang fiksasi karbon awal terjadi melalui rubisco, enzim siklus Calvin yang menambahkan CO2 pada ribulosa bifosfat. Tumbuhan ini memproduksi sedikit makanan apabila stomata tertutup pada hari yang panas dan kering. Kandungan yang ada yaitu Kafein 1-2 %, tanin, asam klorogenat (kafeotanat), lemak, gula & pentosan.

Beberapa sifat penting Kopi Arabika :

1. Daerah yang ketinggiannya antara 700-1700 m dpl dan suhu 16-20° C.

2. Daerah yang iklimnya kering atau bulan kering 3 bulan/tahun secara berturut-turut, yang sesekali mendapat hujan kiriman.

3. Umumnya peka terhadap serangan penyakit HV, terutama bila ditanam di dataran rendah atau kurang dari 500 m dpl.

4. Rata-rata produksi sedang(4,5-5ku kopi beras/ha/th), tetapi mempunyai harga dan kualitas yang relatif lebih tinggi dari kopi lainnya. Bila dikelola secara intensif produksinya bisa mencapai 15-20 ku/ha/th. Rendemen ± 18%.

5. Umumnya berbuah sekali dalam setahun.

Beberapa varietas kopi yang termasuk kopi arabika dan banyak diusahakan di Indonesia antara lain; Abesinia, Pasumah, Marago Type dan Congensis. Masing-masing varietas tersebut mempunyai sifat agak berbeda dengan yang lainnya.

Jenis-Jenis Kopi yang termasuk Golongan Arabika :

1. Abesinia Bentuk pohon lebih kekar, bisa ditanam di dataran yang lebih rendah, lebih resisten terhadap penyakit HV.

2. Pasumah Bentuk pohon lebih kekar, agak resisten terhadap penyakit HV.

3. Margo Type Ukuran buah lebih besar dan kualitas lebih baik.

4. Congensis Biji berukuran sangat kecil, kurang produktif tetapi resisten terhadap penyakit HV.

DAFTAR PUSTAKA

Anonim, 1989, Materia Medika Indonesia Jilid V, Depkes RI, Jakarta Campbell, N.A., 2000, Biologi Edisi Kelima Jilid I, 196, Erlangga, Jakarta Soedibyo, M., 1998, Alam Sumber Kesehatan, 225, Balai Pustaka, Jakarta http://www.lablink.or.id/Agro/Kopi/arabica.htm http://en.wikipedia.org/wiki/Coffea_arabica

Swimming Is Enjoy-sebel-

Wah kebetulan nich hari hari minggu, dipikiran gue udah banyak hal yang akan gue lakukan plus malamnya gue tidur agak sore2 dikit(biasanya sich tidur nunggu ayam banggunin orang2 buat azdan subuh gitu loch…). Maunya sich gue pagi mau main bulutangkis ama Mr. Kuro-Niawan and Mr. Andri, siangnya gue pengen tidur sepuasnya(mumpung minggu gt), nah tush planing gue buat hari minggunya.

Tapi sekali lagi, gue bangun telat truz. Alarm yang mestinya idup, eh malah gue silentnin lagi, ampe ke dua Mr itu teriakin gue supaya cepet bangun. “Yan, u jadi main g???”. Waduh dengan tampang setengah tidur, gue jalan kekamar mandi buat cuci muka. Tapinya lagi, AIrnya abis. Ancrit banget sich. Terpaksa dech, gue g cuci muka.

Ehm…Gue kira main bulutangkisnya di lapangan bulutangkis yang asli dalam ruangan lagi + makanan & minuman + Cewek2nya (maklum orang baru bangun tidur pengennya yang anech2). Tapinya lagi kuadrat, mainnya di kampus unej, outdoor lagi(di tamanx UNEj). Ya ampyun, masak anak didiknya Rudi Hartono, disuruh main di taman, g level bangetkan. Tapi, banyak ceweknya, bisa cuci mata gitu, he3x….

Gue sich kalo main sebentar aja, takut yang lain ngiri dengan smeshan, dropshot, backhandku…ha3x….(bilang aja kalo cepet capek,,,hi3x…). Mr Kuro kayaknya lagi sibuk sesuatu. y males gue gangguin. Perlu anda ketahui bahwa, Mr Kuro adalah penakluk Ruzi Jartono, pada masa dinasti Ming, jamannya tembok China mau dibuat gt.he3x….Jadi umurnya sekarng masih 15 tahun.hi3x….(ketahuan boongnya).

Beberapa jam telah berlalu, beberapa tahun telah terlewati, dan beberapa abad telah ditunggu, akhirnya gue capek juga main bulutangkis ama Mr Andri. Perlu anda garis bawahi, Mr ANdri adalah re-inkarnasinya Taufik Hidayat, pebulutangkis yang terkenal pada saat jaman prasejarahnya. Rencananya sich mau ketempate temen main FM gue, Mas OKTO-SUMANTO. Tapi gue baru inget kalo Babe (yang punya kosanku) ngajak ke kolam rengan bareng anak2. So gue mesti pulang supaya gue ikut gitu dech. But (halah sama artinya dengan “tetapi” aja kok) mereka mau maem, aku juga y ikut, soale ajuga belum makan, amana g gratis lagi. Thanks y Mr Kuro dan Mr Andri.

Ampe rumah, mereka yang lain belum siap2. y gue tidur aja, mumpung Babe masih lama nyiapin mobilnya. Tapi gue g bisa tidur, selalu inget sesuatu, diem salah, minum salah, main komputer salah, selalu terbayang akan , akan CUCIAN PAKAINKU YANG BELUM AKU JEMUR. Tidak…..aku baru inget kalo gue udah nyuci, cuma tinggal jemur doank. Tapi, tempat jemuran diatas udah penuh, y terpaksa dech besok aja.

Tidak terasa, akhirnya udah datang jua yang aku harapkan, Mobil Babe. senang rasanya ngeliat mobilnya babe, akhirnya aku bisa renang juga. Cuma anggota Kobar KOPI g lengkap yang mau ikut, coz Exga ‘the white skin’ dan Ochan ‘the princess from PIR village’ lagi main bola, serta Mbok de Fajar g ikut. Tak lupa kami pamit kepada Mbok de (seperti mau pergi pulang ke Kalimantan), karena cuma dia yang ada dirumah, yang 2 kan lagi main.

Sampe sana rupanya kolam renagnya gede. Nama kolam renangnya adalah Kebon Agung, dilengkapi dengan kolam, air, ban renang, dan cewek2 cantik. Harga karcis masuknya Rp 5100,-. Gue mau ngaku dech, sebenarnya gue g bisa berenang. Gue ke kolam renang pengen belajar dari Look-man, soale dia yang bisa.

Data diri Pelatih :

LUKMANUL HAKIM

PANGKALAN BUN, 16 Februari 1990

Sering dipanggil dengan sebutan Look-Man.

Data diri yang dilatih :

DIAN WIDI PRASETYO

Wonogiri, 1 Maret 1990

sering dipanggil JIMMY, NEUTRON, PRAS dll—->NARSIS AMAT

Hasil Latihan:

Dengan ini menyatakan bahwa yang dilatih tidak berbakat untuk menjadi atlit renang.

Hasil ini diperoleh karena yang dilatih :

1. Meminum  lebih dari 4 gelas air langsung dari kolam renang,

2. Mata Merah gara2 ngeliat cewek2 trus ketika latihan,

3. Hidungnya meler truz (yang ini mungkin karena kedinginan), dan

4. g bisa nyelem lebih dari 1 jam.

Dengan hasil ini, diwajibkan kepada yang dilatih jangan dekat2 kolam renang, takut2 ntar kalo kecebur, malah g bisa berenang. Wajib dilakukan untuk dilanggar. thanks…..

NB :

1. Jangan ajak orang yang g bisa berenang ke kolam renang, takutnya dia kecebur lalu g bisa renang dech

2. Usahakan jika anda berada di kolam renang (apalagi ketika anda menyelam), minumlah air kolam sebanyak2nya. Selain dijamin enak, air kolam juga banyak bakterinya.

Madi, Pimpinan Aliran Sesat Tewas Ditembak

Madi, pimpinan kelompok aliran sesat yang pernah terlibat bentrokan di Desa Salena, Kecamatan Palu Barat, Sulawesi Tengah, tewas ditembak polisi, Sabtu (5/4). Madi ditembak petugas karena melawan saat hendak ditangkap. Polisi juga menangkap tiga pengawal pribadi Madi serta senjata tajam berupa parang dan tombak.

Tewasnya Madi dipastikan tim Detasemen Khusus Antiteror dan CRT Kepolisian Daerah Sulteng yang sebelumnya terlibat aksi penyergapan dan penangkapan terhadap kelompok Madi di Dusun Lompu, Desa Salena. Ketika itu Madi saat disergap tidak langsung menyerahkan diri dan malah berusaha melawan petugas. Polisi kemudian melepaskan tembakan peringatan dan mengenai kaki Madi.

Meski begitu Madi masih berusaha menyerang polisi dengan sebilah parang. Polisi akhirnya melumpuhkan Madi dengan melepaskan tembakan ke bagian perut dan pundak. Madi seketika tersungkur sebelum akhirnya tewas. Sementara tiga pengawalnya, termasuk salah seorang diantaranya perempuan memilih menyerahkan diri.

Kapolda Sulteng Brigadir Jenderal Polisi Badrodin Haiti menyatakan, penangkapan Madi memang sudah lama direncanakan setelah diketahui keberadaannya. Namun, karena melawan saat mau ditangkap polisi terpaksa melumpuhkannya. Sedikitnya terdapat lima tembakan di tubuh Madi. Polisi saat ini masih mengejar 30 pengikut Madi yang diduga masih bersembunyi di hutan Salena.

Kelompok aliran sesat yang dipimpin Madi pernah terlibat bentrok dengan polisi pada 25 Oktober 2005. Dalam bentrokan itu tiga anggota polisi tewas, yakni Kepala Satuan Samapta Polresta Palu Ajun Komisaris Polisi Fuadi Chalis, Kasat Intelkam Polresta Palu AKP Imam Utomo, dan anggota Polsekta Palu Barat Brigadir Arwan. Selain itu seorang anggota kelompok Madi juga ikut tewas dalam bentrokan berdarah itu.

Disadur dari : LIPUTAN 6. 2008. Madi, Pimpinan Aliran Sesat Tewas Ditembak. http://prasetyowidi.wordpress.com/2008/04/07/madi-pimpinan-aliran-sesat-tewas-ditembak/ [7 April 2008]

SAD Indonesia Kalahkan Cerrito 4-0

4312.gif

Tim SAD Indonesia berhasil meraih kemenangan dengan skor telak 4-0 atas klub Cerrito dalam lanjutan Quinta Division 2008, Sabtu (5/4). Empat gol kemenangan Indonesia diciptakan oleh Sahlan Sodiq (2 gol), Syamsir Alam dan Novri Setiawan.

Kemenangan ini sangat berarti bagi para pemain yang dalam dua pertandingan sebelumnya mengalami kekalahan. Motivasi dan moril pemain kembali terangkat untuk menatap partai-partai selanjutnya.

“Cerrito memang salah satu tim lemah dalam Quinta Division 2008. Namun permainan Syamsir Alam dkk sendiri memang sangat baik, terutama dalam memperagakan permainan cepat seperti instruksi pelatih,” kata Roberto Regis Milano, agen yang mengurusi tim SAD Indonesia selama di Uruguay.

Tim SAD Indonesia telah empat kali bertanding dalam Quinta Division 2008. Hasilnya adalah 2 kali menang dan dua kali kalah. Saat ini Syamsir Alam dkk memiliki nilai 6 dengan enam kali memasukkan dan lima kemasukan. Pekan depan, Indonesia akan menghadapi tim papan atas, River Plate. (asp)