SAD Indonesia Libas Maldonado 4-0

Syamsir Alam kembali menjadi bintang tim SAD Indonesia lewat dua golnya ke gawang Deportivo Maldonado dalam lanjutan Quinta Division 2008. Pertandingan itu sendiri berhasil dimenangkan SAD Indonesia dengan skor 4-0. Dua gol lainnya dicetak oleh Ferdiansyah dan Ismail.

Ini adalah kemenangan ketiga bagi tim asuhan pelatih Cesar Payovich dalam keikutsertaannya di Liga Uruguay U-17. Kemenangan ini juga sekaligus menghapus catatan buruk selalu kalah dalam dua laga sebelumnya.

Jika melihat dari hasil yang telah diperoleh SAD Indonesia dalam tujuh pertandingan yang telah dilangsungkan, memang terlihat grafik turun naik. Setelah menang di laga perdana melawan Rampla Junior, dua laga selanjutnya mereka kalah dari Juventud dan Cerro. Setelah itu SAD Indonesia kembali menang atas Cerrito dan mengalami dua kekalahan dalam laga berikutnya melawan River Plate dan Miramar.

“ Sejauh ini tim SAD Indonesia bisa bersaing dengan peserta lainnya dalam iklim kompetitif di Uruguay. Apalagi dalam liga U-17 ini para pemain Indonesia rata-rata masih berusia 15-16 tahun,” kata Roberto Regis Milano, agen yang menangani tim SAD Indonesia.

Hasil ini juga belum bisa mengantarkan Syamsir Alam dkk masuk dalam sepuluh besar klasemen sementara. Pasalnya, mereka baru mengemas sembilan poin hasil tiga kali kemenangan dan empat kali kalah. Pekan selanjutnya, Indonesia akan bertemu dengan tim Defensor.

Ari Lasso

Ari lasso??? Y dia adalah idola gue banget. Yang selalu buat gue pengen menjalankan hidup ini lebih bijak lagi. Musisi ini adalah musisi yang paling gue kenal (duch sombongnya). Maklum fansnya gitu loch.

Ini Biografinya (Mirip gue ‘kan……)

Ari Lasso
Biodata
Lahir 17 Januari 1973 (umur 35)
Asal Madiun,Indonesia
Genre Pop
Pekerjaan Penyanyi
Situsweb http://www.a-lass.com/

Ari Bernardus Lasso, atau lebih dikenal dengan nama Ari Lasso, adalah penyanyi pop Indonesia. Ia pernah tercatat sebagai vokalis grup band Dewa 19 (1993-1997) yang akhirnya ia keluar dan menjalani karir sebagai penyanyi solo.

Profil

Awal Karir

Ia dilahirkan di kota Madiun, Jawa Timur tanggal 17 Januari 1973. Ia pertama kali membentuk Outsider Band sewaktu sekolah di SMA Negeri 2 Surabaya bersama Wawan Juniarso (drummer Dewa) Piyu (gitaris Padi). Kemudian ia bergabung dengan Los Angels Band, yang kelak menjadi Boomerang.

Ia kemudian bergabung dengan Down Beat, yang kemudian berganti nama menjadi Dewa, dan berubah lagi menjadi Dewa 19. Band ini menjadi besar, dan hampir setuap album yang dikeluarkan terjual ratusan ribu kopi. Di tengah kesibukannya menjadi personel Dewa, Ari berhasil menyelesaikan studinya di Fakultas Ekonomi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya.

Pasca Dewa 19

Sejak dirilisnya album Pandawa Lima tahun 1997, hubungan Ari dengan Dewa 19 mulai memburuk, terlebih ketika Ari mulai mengkonsumsi narkoba dan akhirnya ia dikeluarkan oleh Ahmad Dhani sebagai anggota Dewa, dan posisinya sebagai vokalis digantikan oleh Once. Meski demikian, Ari sempat menjadi backing vocal lagu Roman Picisan dalam album Dewa Bintang Lima.

Setelah resmi keluar dari Dewa, Ari mulai menggarap album solonya. Ari muncul kembali ke dunia hiburan, tampil duet bersama Melly Goeslaw, yang kemudian sukses besar di pasaran. Tahun 2001 Ari mengeluarkan album solo pertamanya Sendiri Dulu, yang juga sukses besar dengan tembang andalannya Misteri Ilahi. Di album ini ia dibantu oleh Bebi Romeo, Erwin Dewa, Andra, Bimo, Bongky, Anto Hoed, Denny Chasmala, dan Andi Rianto. Tahun 2003 ia kembali merilis album keduanya Keseimbangan. Pada album ini ia menggandeng musisi-musisi hebat seperti Ahmad Dhani, Piyu (Padi), Andra (Dewa), Bebi Romeo, Ricky FM, Marshal (Dr. PM). Tahun 2004 ia merilis album ketiganya Kulihat, Kudengar, Kurasa, dimana salah satu lagunya menjadi sound track film layar lebar dengan judul sama, Mengejar Matahari.

Bunga Kopi

Jumlah kuncup bunga pada setiap ketiak daun terbatas, sehingga setiap ketiak daun yang sudah menghasilkan bunga dengan jumlah tertentu tidak akan pernah menghasilkan bunga lagi. Namun demikian cabang primer dapat terus tumbuh memanjang membentuk daun baru, batang pun dapat terus menghasilkan cabang primer sehingga bunga bisa terus dihasilkan oleh tanaman. Tanaman kopi yang sudah cukup dewasa dan dipelihara dengan baik dapat menghasilkan ribuan bunga dalam satu saat. Bunga tersebut tersusun dalam kelompok yang masing-masing terdiri dari 4-6 kuntum bunga. Pada setiap ketiak daun dapat menghasilkan 8-18 kuntum bunga, atau setiap buku menghasilkan 16-36 kuntum bunga.

Bunga kopi berukuran kecil, mahkotanya berwarna putih dan berbau harum semerbak. Kelopak bunga berwarna hijau, pangkalnya menutupi bakal buah yang mengandung dua bakal biji. Benangsarinya terdiri dari 5-7 tangkai yang berukuran pendek. Bila bunga sudah dewasa, kelopak dan mahkotanya akan membuka dan segera mengadakan penyerbukan (peristiwa bertemunya tepungsari dan putik). Setelah terjadi penyerbukan, secara perlahan-lahan bunga akan berkembang menjadi buah. Mula-mula mahkota bunga tampak mengering dan berguguran. Kemudian kulit buah yang berwarna hijau makin lama makin membesar. bila sudah tua kulit ini akan berubah menguning dan akhirnya menjadi merah tua. waktu yang diperlukan sejak terbentuknya bunga hingga buah menjadi matang 6-11 bulan, tergantung dari jenis dan faktor-faktor lingkungannya. Kopi arabika membutuhkan waktu 6-8 bulan, sedangkan kopi robusta 8-11 bulan.

Bunga kopi biasanya akan mekar pada permulaan musim kemarau sehingga pada akhir musim kemarau telah berkembang menjadi buah yang siap dipetik. Pada awal hujan, cabang primer akan memanjang dan membentuk daun-daun baru yang siap mengeluarkan bunga pada awal musim kemarau mendatang. Menurut cara penyerbukannya, kopi dibedakan menjadi 2 (dua) jenis, yaitu kopi self steril dan kopi self fertil. Kopi self steril adalah jenis kopi yang tidak akan menghasilkan buah bila bunganya mengadakan penyerbukannya sendiri (tepung sari berasal dari jenis kopi yang sama). Kopi self steril ini baru menghasilkan buah bila bunganya menyerbuk silang (tepung sari berasal dari kopi jenis lainnya). Oleh karena itu tanaman kopi ini harus ditanam bersamaan dengan kopi jenis lainnya sehingga penyerbukan silang bisa berlangsung. Kopi self fertil adalah kopi yang mampu menghasilkan buah bila mengadakan penyerbukan sendiri sehingga tidak harus ditanam bersamaan dengan kopi jenis lainnya.

New Ranking Production Coffee in The World

Brazil is world leader in production of green coffee followed by Vietnam and then Indonesia.

Top Ten Green Coffee Producers — 2005
Country Production (Int $1000) Footnote Production (MT) Footnote
Flag of Brazil Brazil 1,781,684 C 2,179,270
Flag of Vietnam Vietnam 809,384 C 990,000 *
Flag of Indonesia Indonesia 622,986 C 762,006
Flag of Colombia Colombia 558,050 C 682,580
Flag of Mexico Mexico 254,148 C 310,861 F
Flag of India India 224,829 C 275,000
Flag of Ethiopia Ethiopia 212,566 C 260,000 F
Flag of Guatemala Guatemala 177,084 C 216,600 F
Flag of Honduras Honduras 155,860 C 190,640
Flag of Uganda Uganda 152,066 C 186,000 F
No symbol = official figure,F = FAO estimate, * = Unofficial figure, C = Calculated figure;
Production in Int $1000 have been calculated based on 1999-2001 international prices
Source: Food And Agricultural Organization of United Nations: Economic And Social Department: The Statistical Devision