Masalah klasik timnas futsal Indonesia sejak ditangani oleh Justin Lhaksana memang belum juga tertangani, yakni kelemahan timnas dalam finishing touch. Faktor itu adalah salah satu penyebab Indonesia menyerah dari Macau. Terlalu banyak peluang yang gagal dikonversikan menjadi gol, keadaan sebaliknya justru dialami tim lawan.
“ Tidak ada pilihan lain, kita harus melakukan pressing ketat sejak awal pertandingan. Pemain sudah diinstruksikan untuk jangan pernah membiarkan pemain Brunei menguasai bola. Selain itu tentunya adalah efektifitas serangan,” kata Hendra Natzier, asisten pelatih timnas Futsal Indonesia.
Kekuatan Brunei sendiri tetap tidak bisa dianggap remeh. Jika Indonesia kembali lengah, bukan tidak mungkin kejadian seperti melawan Macau bisa terulang. Saat berhadapan dengan Qatar pun, ternyata mereka memiliki pertahanan bagus dan hanya kalah 0-2.
“ Mudah – mudahan para pemain bisa kembali menemukan permainan terbaiknya saat melawan Brunei. Paling tidak, kita punya keunggulan waktu recovery satu hari dibandingkan Brunei yang selalu bertanding dalam dua hari terakhir,” kata Justin Lhaksana. (asp)
Kualifikasi Piala Asia 2008
26-30/3/2008
Shah Alam, Selangor (Malaysia)
Hall: Matsushita Sports Complex
Peserta Grup B : Indonesia, Macau, Brunei, Kuwait dan Qatar
Jadwal Dan Hasil :
26/3/2008
16.00 Macau – Indonesia (4-2)
18.00 Qatar – Brunei (2-0)
27/3/2008
16.00 Brunei – Kuwait (1-6)
18.00 Qatar – Macau (3-2)
28/3/2008
16.00 Kuwait – Qatar -
18.00 Indonesia – Brunei -
29/3/2008
14.00 Indonesia – Qatar -
16.00 Macau – Kuwait -
30/3/2008
14.00 Brunei – Macau -
16.00 Kuwait – Indonesia -